Tampilkan postingan dengan label b. Kolam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label b. Kolam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Januari 2012

Kolam Terpal Semi Permanen

Kolam semipermanen umumnya berbahan terpal. Harga terpal tergantung kualitas dan ukuran yang dibutuhkan. Terpal mudah dijumpai di toko plastik di kota Anda, tersedia berbagai ukuran yang telah jadi atau bisa pesan sesuai ukuran yang diinginkan.

Kolam berbahan terpal umumnya ada dua model, yakni berdinding bambu dan dinding tanah. Bila berdinding bambu maka seluruh kerangka terbuat dari bambu. Makin rapat makin kokoh. Kolam jenis ini membutuhkan biaya jauh lebih murah dari kolam tembok permanen. Perkiraan hanya butuh 30 persen dari biaya membuat kolam tembok.

Lebih murah lagi adalah kolam terpal berdinding tanah. Kita hanya perlu menggali tanah, membuat bedengan lantas memasang terpal. Kelemahan kolam model ini adalah pembuangan air sedikit sulit sebab posisi kolam lebih rendah.

Bila kolam tembok cenderung berukuran tertentu, tidak dengan kolam terpal. Kita hanya perlu menyesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki. Jadi tidak heran bila satu kolam terpal seluas lapangan badminton. Hanya saja makin luas makin sulit perawatannya.

Satu hal yang perlu diperhatikan ketika membuat kolam terpal adalah memberi penghangat di bawah terpal. Yang umum digunakan adalah sekam atau kulit padi dengan ketebalan sekitar 5 sampai 10 centimeter. Tujuannya membantu menjaga kestabilan suhu air di dalam kolam.

Tidak ada yang baku dalam membuat kolam, silahkan berimprovisasi sesuai selera dan anggaran yang disiapkan.(*)

Kolam Permanen

Persiapan utama untuk memulai bisnis ini adalah membuat kolam atau kotak tempat budidaya. Ada dua jenis kolam yang umum digunakan, yakni kolam permanen terbuat dari tembok dan kolam semi permanen dari plastik terpal.

Dalam pengamatan saya, kedua jenis kolam ini sama baiknya. Terbukti keduanya sama-sama bisa menghasilkan. Yang membedakan dari keduanya hanyalah usia produktif. Bila kolam tembok bisa bertahan bertahun-tahun, sedangkan terpal hanya bisa bertahan dua tahun saja. Selebihnya harus sudah mengganti terpal karena bocor.

Ukuran ideal untuk kolam tembok adalah lebar 2 meter panjang 5 meter tinggi 65 centimeter. Kolam harus berada di atas tanah untuk memudahkan pembuangan air atau irigasi.

Karena saya bukan ahli rancang bangun, saya ringkas saja perkiraan anggaran yang dibutuhkan. Untuk kolam tembok berbahan batu bata kualitas bagus, setiap kotak butuh dana sekitar 2 juta. Meliputi bahan bangunan dan ongkos tukang. Bila menggunakan bahan batako akan lebih hemat sekitar 20 persen. (*)